KATA PENGANTAR
Rasa
syukur yang dalam kami sampaikan kehadiran Tuhan Yang Maha Pemurah, karena
berkat kemurahan-Nya makalah ini dapat kami selesaikan sesuai yang diharapkan.
Dalam makalah ini kami membahas “Perubahan Anatomi dan Fisiologi Pada Ibu Hamil
TM I,II,III” untuk mata kuliah Pengantar Asuhan Kehamilan,Persalinan,Nifas,BBL.
Makalah
ini dibuat untuk mendalami pemahaman kepada kami selaku mahasiswa dan juga
dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Asuhan khususnya pada fase
kehamilan,untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada :
1.
2. Rekan-rekan
mahasiswa yang telah banyak memberi masukan untuk makalah ini.
Demikianlah makalah ini kami buat semoga
bermanfaat.
Jakarta, 28 Maret 2017
Penyusun
Kelompok
4
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Banyaknya
perubahan yang dialami oleh ibu hamil membuat kami sebagai tenaga medis
memahami perubahan tersebut,untuk mempersiapkan diri ketika masuk kedalam dunia
medis yang nyata dan berhadapan langsung dengan klien. Tujuannya adalah untuk memberikan
pemahaman yang lebih kepada ibu hamil tentang perubahan yang lumrah terjadi pada ibu hamil. Bukan hanya itu ibu
hamil dengan kehamilan pertama akan lebih merasakan penyesuaian yang lebih
berat dibanding dengan ibu hamil dengan kandungan kedua atau selebihnya.
Dengan
banyaknya perubahan tersebut kami harus bisa memahaminya dengan mendalam dan
dapat mengaplikasikan di dunia kerja nantinya ketika bertatap muka langsung
dengan klien.
B. TUJUAN
PENULISAN
1. Memahami
pengertian perubahan fisiologis
2. Memahami
sistem metabolisme pada ibu haml
3. Memahami
sistem pembekuan darah
4. Memahami
perhitungan IMT
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Perubahan Fisiologis
Perubahan fisiologis pada ibu hamil perubahan
yang terjadi secara alami yang dilakukan oleh tubuh karena proses adaptasi dan
tidak mengganggu sistem-sistem lain pada tubuh ibu hamil.
B. Sistem Metabolisme Pada Ibu Hamil
Janin
membutuhkan 30-40 gram kalsium untuk pembentukan tulangnya dan ini terjadi
ketika trimester terakhir. Oleh karena itu, peningkatan asupan kalsium sangat
diperlukan untuk menunjang kebutuhan. Peningkatan kebutuhan kalsium mencapai
70% dari diet biasanya. Penting bagi ibu hamil untuk selalu sarapan karena
kadar glukosa darah ibu sangat berperan dalam perkembangan janin, dan berpuasa
saat kehamilan akan memperoduksi lebih banyak ketosis yang dikenal dengan
“cepat merasakan lapar” yang mungkin berbahaya pada janin.
Kebutuhan zat besi wanita hamil kurang lebih 1.000mg, 500mg dibutuhkan
untuk meningkatkan massa sel darah merah dan 300 mg untuk trransportasi ke
fetus ketika kehamilan memasuki usia 12 minggu, 200 mg sisanya untuk
menggantikan cairan yang keluar dari tubuh. wanita hamil membutuhkan zat besi
rata-rata 3,5 mg/hari.
Pada metabolisme lemak terjadi peningkatkan kadar kolesterol sampai 350
mg atau lebih per 100 cc. Hormon somatotropin mempunyai peranan dalam
pembentukan lemak pada payudara. Deposit lemak lainnya tersimpan di badan,
perut, paha, dan lengan.
Pada metabolisme mineral yang terjadi adalah
sebagai berikut.
a. Kalsium dibutuhkan rata-rata 1,5 gram sehari, sedangkan untuk
pembentukan tulang terutama di trimester akhir dibutuhkan 30-40 gram.
b. Fosfor dibutuhkan rata-rata 2 gr/hari.
c. Air wanita hamil cenderung mengalami retensi air.
C. Sistem Indeks Masa Tubuh Dan Berat Badan
Cara yang dipakai menentukan berat badan
menurut tinggi badan adalah dengan menggunakan indeks massa tubuh (IMT) dengan
rumus berat badan dibagi tinggi badan pangakt 2. Contoh, wanita dengan berat
badan sebelum hamil 51 kg dan tinggi badan 1,57 meter. Maka IMTnya adalah
51/(1,57) = 20,7. Nilai IMT mempunyai rentang sebagai berikut.
19,8-26,6 :
normal
< 19,8 :
underweight
26,6-29,0 :
overweight
>29,0 :
obese
Pertambahan berat badan ibu hamil
menggambarkan status gizi selama hamil, oleh karena itu perlu dipantau setiap
bulan. Jika terdapat keterlambatan dalam penambahan berat badan ibu, ini dapat
mengindikasikan adanya malnutrisi sehingga dapat menyebabkan gangguan
pertumbuhan janin intra-uteri (Intra Uterin Growth Retardion IUGR)
|
Ibu
Malnutrisi
|
|
Volume Darah Berkurang
|
|
Peningkatan
curah jantung tidak adekuat
|
|
Penurunan
darah ke plasenta
|
|
Penurunan
ukuran plasenta
|
|
Mengurangi
transfer nutrisi
|
|
Pertumbuhan
Janin
|
disarankan pada
ibu primigravida untuk tidak menaikkan berat badannya lebih dari 1 kg/bulan.
Perkiraan peningkatan berat badan yang dianjurkan.
·
4
kg pada kehamilan trimester I
·
0,5
kg/minggu pada kehamilan trimester II sampai III
·
Totalnya
sekitar 15-16 kg
Komponen pertambahan berat badan ibu
selama kehamilan
|
Komponen
|
Jumlah (dlm kg)
|
||
|
Jaringan ekstrauterin
Janin
Cairan amnion
Plasenta
Payudara
Tambahan darah
Tambahan cairan jaringan
Tambahan jaringan lemak
|
1
3 –
3,8
1
1 –
1,1
0,5
– 2
2 –
2,5
1,5
– 2,5
2 –
2,5
|
D.
SISTEM
PEMBEKUAN DARAH
Pembekuan darah setiap orang
mengetahui bahwa pendarahan akhirnya akan berhenti ketika berhenti ketika terjadi
luka atau terdapat luka lama yang mengeluarkan darah kembali. Ditempat
terjadinya pendarahan, gumpalan darah beku terbentuk, sehingga menyumbat dan
menyembuhkan luka pada saatnya. Hilangnya satu bagian dari komponen penggumpal
darah dari sistem ini atau kerusakan apapun padanya akan menjadikan keseluruhan
proses tidak bekerja. Darah harus membeku pada waktu dan tempat yang tepat, dan
ketika kedaanya telah pulih seperti sedia kala tidak terjadi pendarahan lagi
maka beberapa komponen penggumpal beku itu lenyap. Sistem ini bekerja sempurna
secara otomatis. Jika terjadi pendarahan,pembekuan darah harus terbentuk segera
untuk mencegah kematian akibat cairan darahnya habis.
Selain itu,darah beku tersebut harus
menutupi keseluruhan luka,dan lebih penting dan hebat lagi penggumpalan hanya
terbentuk tepat di bagian yang luka. Jika tidak demikian,tentu seluruh darah
makhluk hidup akan membeku dan menyebabkan kematian,itulah mengapa bekuan darah
itu harus terjadi pada waktu dan tempat yang tepat. Selanjutnya cara kerja pembekuan darah adalah
ketika luka mulai mengeluarkan darah pada tubuh kita,maka trombocyt akan
tersangkut pada bagian yang kasar karena luka itu,trombocyt pecah dan
mengeluarkan enzim trombokinase atau tromboplastin. Enzim segera begabunga dengan
kalsium,vitamin K, dan protrombin,protein darah yang ada di plasma darah. Dari
komponen itu terjadilah reaksi kimia yang akhirnya membentuk jalinan
benang-benang yang dihasilkan membentuk lapisan pelindung. Lapisan sel bagian
atas akhirnya mati dan menumpuk sehingga membentuk keropeng dibawah keropeng
ini atau lapisan pelindung sel-sel baru sedang terbentuk. Ketika sel yang rusak
yang telah diperbarui keropeng tersebut akan mengelupas.
BAB
III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Dengan
banyaknya perubahan yang terjadi pada masa ibu hamil kami dapat menyesuaikan
ketika berhadapan langsung dengan klien. Dan dapat lebih memahami kondisi yang
dialami oleh ibu hamil.
B.
SARAN
1.
Memberikan
Penkes kepada ibu hamil dan keluarga
2.
Memberikan
pemahaman kepada keluarga tentang kondisi ibu hamil
DAFTAR
PUSTAKA
Asuhan kebidanan pada masa
kehamilan,Sulistyawati Ari,Salemba Medika 2009
Dokumentasi
Kebidanan,Wildan Moh & A.Aziz Alimul Hidayat,Salemba Medika,Jakarta 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar